Basis data-relasi basis data
BASIS DATA-RELASI BASIS DATA
Langkah yang harus dilakukan desainer setelah menentukan entitas dasar yang akan digunakan dalam lingkungan basisdata, adalah menentukan hubungan antar entitas tersebut. Ada tiga tipe hubungan yang bisa digunakan One to One,One to many, Many to many.
Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat hubungan data adalah hubungan yang disimpan dalam basisdata merupakan hubungan antara entitas dan instansinya. Sebagai contoh dalam kasus pelanggan, entitas pelanggan memiliki kemungkinan relasi dengan instansi item pesanan. Tetapi dalam membuat relasi kita tidak boleh memaksakan menghubungkan sebuah entitas dengan instansi tertentu.
One-to-One Relationship
Relasi ini memiliki system kerja hanya ada satu hubungan antara satu entitas dan satu instansi. Yaitu setiap entitas pada himpunan entitas A berhubungan dengan hanya satu entitas pada himpunan entitas B, dan begitu juga sebaliknya setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas A.
Sistem relasi ini sangat jarang digunakan di dalam bisnis. Karena system ini tidak dapat menangani berbagai fakta yang sering terjadi dalam bisnis. Relasi ini hanya mungkin digunakan untuk membuat basisdata pada hal-hal yang simple saja.
One-to-Many Relationship
Relasi ini memiliki system kerja dimana setiap entitas pada himpunan entitas A dapat berhubungan dengan banyak entitas pada himpunan entitas B, tetapi tidak sebaliknya, dimana setiap entitas pada himpunan entitas B berhubungan dengan paling banyak satu entitas pada himpunan entitas A.